Kinerja Kasir Meningkat Dengan Barcode Scanner

By | March 11, 2018

Di dalam toko kita sering melihat kasir menggunakan alat yang bisa memberitahukan harga dari barang jual tertentu. Alat itu disebut barcode scanner. Barcode merupakan kode dalam bentuk garis, sedangkan scanner adalah alat yang digunakan untuk medeskripsikan isi dari berbagai macam kode. Harga barcode scanner masih terjangkau atau tidak terlalu mahal. Dalam semua barang jualan biasanya terdapat kode garis atau barcode. Tiap barang yang dijual harus didaftarkan terlebih dahulu kode garisnya, sehingga hampir tidak mungkin, barang jual satu dengan barang jual lainnya mempunyai kode garis yang sama. Setiap negara mempunyai nomor barcode tersendiri, misalnya Indonesia mempunyai nomor kode garis 888 atau 889. Jika kita melihat terdapat produk yang kode garisnya mempunyai nomor 888 atau 889 tentunya barang jual tersebut diproduksi di Indonesia.

Cara Lain Sebelum Mulai Dipakainya Barcode Scanner

Awal mula diproduksinya barcode scanner ini didasarkan pada revisi kinerja dalam hal menentukkan harga suatu barang sesuai kebijakan toko. Biasanya toko menjual barang yang sangat banyak dan beragam. Harga barcode scanner masih terjangkau sebanding dengan kemudahkan kasir dalam menentukkan harga barang. Awalnya proses penentuan harga hanya dengan menggunakan nama barang itu sendiri. Tetapi dengan cara tersebut tentunya akan menghabiskan waktu lebih lama, karena harus menulis nama barang yang tidak hanya banyak macamnya tetapi juga ada beberapa nama produk atau barang dengan nama yang tidak pendek. Adapun barang yang mempunyai nama hampir sama tetapi dengan tipe yang berbeda, hal seperti itu tentunya akan membuat kasir lebih mudah untuk keliru jika tidak fokus sedikit saja.

Selain dari penggunaan nama barang, penentuan barang juga awalnya menggunakan kode. Kode disini bisa berupa angka. Jadi, kita memasukan kode angka tertentu pada mesin kasir, nantinya mesin akan menunjukkan harga asli tokonya. Hal tersebut juga tidak terlalu mudah, dan mungkin akan menimbulkan kekeliruan, mengapa?. Karena, jika kasir salah memasukan satu digit angka, maka akan salah besar. Misalkan terdapat konsumen yang membeli barang A dengan kode 00012, tetapi kasir keliru memasukan kode 0012 yang merupakan barang H yang lebih mahal. Maka hasilnya konsumen akan dirugikan dan bisa menjadi menuai protes terhadap pihak toko. Harga barcode scanner masih terjangkau sehingga banyak toko yang memakai mesin tersebut.

Related posts: